Pergulatan Hidup zaman modern ini, Kesimpitan hidup yg dialami orang orang terpinggirkan, kejenuhan yang dihadapi menjadikan nasehat ajaran agama menjadi "air penyejuk" bagi orang orang yang dahaga. Itulah ajaran Islam...itulah aQidah Islam...itulah Syari'ah Islam.
di riwayatkan dalam kitab Riyadlus Sholihin pada Hadits ke-7 dari Abu Ruqyah tamim bin Aus Ad Daari r.a sesungguhnya Nabi saw telah bersabda:"dien(Islam) itu adalah Nasehat" Kami bertanya" Untuk siapa,Ya Rosululloh?" Rosul saw menjawab:"Bagi Alloh, KitabNya,Rosul Nya, Pemimpin Kaum Muslimin, dan bagi Kaum Muslimin secara keseluruhan".
dari Hadits ini kita dapati pelajaran penting bahwa Nasehat itu bagi:
1. Alloh.
dalam syarah hadits tersebut dikatakan bahwa Nasehat bagi Alloh adalah beriman kepadaNya. Iman kepada Alloh adalah "Tashdiqul Jazim" yakni membenarkan dengan pasti, bahwa Zat Alloh benar adanya, bahwa dibalik penciptaan Manusia, kehidupan , dan alam semesta ini dan apa apa yang ada sebelum kehidupan dunia dan terhadap apa apa yang ada setelah kehidupan dunia ...DISITU ADA EKSISTENSI ALLOH...AL kHOLIQUL MUDABBIR (YANG MENCIPTAKAN DAN YANG MENGATUR).
orang orang Sosialis berkata sebagaimana pemikiran Aristoteles Bahwa"alam adalah api yang abadi" artinya bagi mereka "akal Holistik" tidak ada; yg dlm bhs sederhanya bahwa TUHAN TIDAK ADA BAGI ORANG ORANG SOSIALIS. ini adalah pendapat kufur dan Batil, coba kita perhatikan keteraturan ALam semesta ini, atau kesempurnaan susunan tubuh kita, lihat misalnya gigi kita tumbuh sampai batas proporsional nggak terus tumbuh kayak drakula, lihat bulu mata kita tumbuh sampai ukuran proporsional, nggak tumbuh terus kayak gondoruwo, atau misalnya kalau anda melihat pabrik buku, tanpa ada yang menciptakan dan mengatur pabrik buku itu tiba tiba memproduksi buku tebal dengan isi kata katanya teratur, MUNGKINKAH ITU?. itu hanya dari satu sisi belum sisi keseluruhan apabila kita mau merenung. walhasil Tuhan itu pasti adanya.
Adapun pendapat kedua yang sama "Nyelenehnya" adalah pendapat orang orang Kapitalis tentang Tuhan. mereka mengakui adanya Tuhan, cuma Tuhan sekedar Ide Khayalan Saja. Coba anda pikir pikiran gila ini...TUHAN ADALAH KHAYALAN ORANG ORANG KAPITALIS. Shg mereka orang orang kapitalis hidup tidak mau diatur oleh Tuhan, apalagi dengan gagal nya ajaran Nasrani maupun Yahudi untuk menyelesaikan problem Hidup dengan ajarannya...menambah IMAN MEREKA KEPADA KAPITALIS, sehingga sampai sampai seorang kapitalis fanatik FRANCIS FUKUYAMA mengatakan bahwa kapitalisme adalah ajaran akhir dan paling benar bagi sejarah manusia. akhirnya mereka memposisikan TUHAN hanya di dalam gereja, di dalam sinagog, dan di pojok pojok masjid. bagi kapitalis Tuhan tidak berada di dalam kantor, Tuhan tdk ada di dalam pemerintahan, Tuhan sudah mati di dalam perekonomian. Akibatnya jadilah mereka hidup dalam kesesatan sebagaimana di katakan oleh Al Qur'an ..."(kehidupan)Mereka itu seperti BINATANG...bahkan mereka lebih sesat lagi(dari Binatang)" .
sesungguhnya apabila kita amati keteraturan semesta Raya ini, atau keteraturan susunan anatomi tubuh kita, atau keteraturan sistem respirasi pada tumbuhan, dsb dsb, dan kita kaitkan dengan sebelum penciptaan semuanya ini dan setelah kehidupan dunia ini...disitu ada eksistensi ALLOH AZZA WAJALLA, Alloh adalah ZAT yang Hakiki, bukan sekedar Khayalan dalam otak manusia.Alloh lah yang menciptakan anda, saya dan kita semua. Alloh yang menciptakan Alam semesta, manusia, dan kehidupan, Bahkan Alloh tidak sekedar menciptakan saja, tapi juga Alloh mengatur semuanya, Bumi di atur oleh Alloh untuk berotasi dan mengelilingi matahari, coba anda atur stop jantung anda, bisa nggak?, nah Alloh lah yang mengatur denyut jantung anda, dan kaum muslimin mengenal mekanisme pengaturan ALLOH ini dengan nama "Sunnatulloh"(Hukum Alloh), adapun orang kafir barat yang tidak mengenal tuhan mengenalnya dengan istilah "hukum Alam".
Yang perlu menjadi catatan adalah bahwa ALLOH telah mengatur manusia dengan Syariah Islam, jadi keimanan kita bukan hanya mengakui bahwa Alloh yang menciptakan kita, tapi juga Alloh mengatur kehidupan kita dalam seluruh Aspek kehidupan melalui Syariah Islam. Alloh berfirman :"dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum Alloh mereka adalah orang orang yang Kafir" di ayat yg lain : "dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum Alloh, mereka adalah orang orang yang Fasiq" di ayat yg lain: "dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum ALloh mereka adalah orang orang yang zholim".
2.Kitabnya.
Bahwa Alloh telah menurunkan Kitab untuk manusia, utk manusia2 yg terdahulu Alloh telah menurunkan Kitab Taurat, Zabur dan Injil kepada mereka. Nah Untuk manusia2 yg hidup di akhir zaman ini ALLOH menurunkan AL Qur'an sekaligus men-delete ajaran ajaran Kitab terdahulu. Al Qur'an turun kepada mereka sebagai pengajaran hidup mereka, sebagai rahmat serta petunjuk bagi mereka, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan kepada mereka. Namun sayang, Al qur'an ini tidak dijadikan Undang Undang kehidupan Bagi Kaum Muslimin. Al Qur'an telah di pinggirkan, AL Qur an hanya di baca oleh marbot marbot di pojok pojok mesjid, dimana mrk hanya mampu membacanya saja tanpa tahu 'KEKUATAN" makna dan kandungannya yg sebenarnya mampu Merubah kehidupan mereka yang hina menuju mulia dengan SYarat mengamalkan isinya. AL Qur'an telah di ganti sementara sekulerisme alias memisahkan antara ajaran Islam dengan Kehidupan menjadi cara hidup mereka, maka jadilah mereka orang orang yg Opurtunis, mereka jadi Politikus sekaligus menjadi tikus, yang kaya diantara mereka tdk dapat menikmati kekayaannya karena khawatir di rampok, ada Hukum tapi tidak ada Keadilan, ini terjadi karena mereka memeluk sekularisme, bukan memeluk Al Qur'an. Semoga Alloh Menyelamatkan mereka dengan mengembalikan mereka kepada Al Qur'an. Alloh berfirman:"Apakah Hukum hukum Jahiliyah yang kalian ikuti?, dan hukum siapakah yang lebih baik selain hukum Alloh bagi orang orang yang yakin".
3. Rasulnya.
Nasehat yg kedua adalah bagi ROsul, maksudnya adalah membenarkan mereka, bahwa mereka adalah Makhluq pilihan untuk menjadi UtusanNya, dan Rosul yang terakhir yang menjadi UtusanNya untuk mengenalkan jalan hidup yang benar yang di ridloi nya adalah Muhammad Saw dengan membawa Ajaran Islam. jadi Membenarkan "Ahmad Musaddeq AL Kazzab" Sebagai Nabi adalah Ingkar dan Tindakan Kufur demikian juga terhadap "Lia Eden Al Kazzab" ataupun "Musailamah AL Kazzab" semuanya mungkar dan bagi orang orang yang mengaku seperti itu dalam Islam wajib di perangi sebagaimana Rosul saw memerangi Musailamah AL Kazzab. Rosululloh Muhammad saw telah membawa ajaran Islam bukan hanya agar manusia bahagia di dunia saja tapi juga bahagia di akherat...tapi sayang...ajaran beliau banyak di tinggalkan oleh kaum Muslimin, sebut saja Syariah Islam misalnya, sudah banyak di lupakan oleh kaum Muslimin, bahkan Syariah Islam yang mulia ini di hinakan oleh anak anak Kaum Muslimin sendiri....Ya Alloh Tunjukkanlah kepada mereka yang benar itu adalah benar adanya dan yang batil itu adalah batil adanya, Amin.
4. Pemimpin Kaum Muslimin.
Pemimpin kaum Muslimin adalah orang yang tunduk kepada AL Qur'an dan Sunnah dan orang yang menerapkan Al Qur'an dan Sunnah(Syariah Islam). tidak dibenarkan seorang Muslim tunduk kepada pemimpin yang tidak menerapkan Al Quran dan SUnnah/ Syariah Islam(Anda bisa baca dalam banyak ayat dan Hadits Rosululloh). Lalu bagaimana kalau Penguasa kaum Muslimin adalah orang yg tidak menerapkan Al Qur'an dan Sunnah?, maka kewajiban kita adalah "Muhasabah Lil Hukkam"(mengoreksi kebijakan Penguasa), dengan cara mewujudkan kembali KHIFALAH ISLAMIYAH di seluruh dunia, karena hanya khilafah Islamiyah lah sejatinya yg mampu menerapkan AL qur'an dan Sunnah secara total, bukan Sistem Republik, bukan pula sistem monarki, bukan pula sistem kerajaan. Rosul saw bersabda:"Barangsiapa yang mati, sementara di pundaknya tidak ada Bai'at(kepada Khalifah) maka matinya adalah seperti mati Jahiliyah". untuk mewujudkan hal ini hanya dapat dilakukan dengan Aktifitas Politik, tujuannya agar para penguasa kembali menerapkan Syariah Islam. Rosul Bersabda"Taatlah kepada Alloh, kepada Rosul Nya, dan Ulil Amri(penguasa) mu" maksudnya adalah kita hanya taat kepada penguasa yang taat kepada Alloh dan RosulNya. "Mafhum Mukhalafah" (Makna kebalikan) dari Hadits ini adalah kita tidak boleh taat kepada penguasa yg tdk menerapkan Syariah Islam.
5. Seluruh Kaum Muslimin.
Nasehat terakhir dari hadits ini agar Kaum Muslimin melakukan seperti yang dikatakan dalam surat AL Ashr:"demi masa. sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang orang yg beriman, dan beramal sholeh, dan saling nasehat menasehati dengan kebenaran dan saling nasehat menasehati dengan kesabaran". Artinya kaum Muslimin Harus menjaga ketakwaan dan keimannnya kepada ALLOH swt kemudian mereka menjalankan Syariah Islam dalam seluruh Aspek Kehidupan mereka agar mereka selamat di dunia dan akherat.
Demikianlah Nasehat agama yang telah terlupakan dari kaum Muslimin, seandainya mereka kembali, tentu janji janji ALloh berupa Kemenangan, kebahagiaan dan keberkahan akan terwujud pada diri mereka, Wallahu' a'lam.
14 September, 2009
Langganan:
Postingan (Atom)